Aku ingin menjadi [bukan aku] yang tidak menginginkan aku
Acapkali aku berpendapat bahwa semua ini hanya sementara, sebagai manusia yang fana, yang dihadapkan dengan pilihan untuk hidup bersama seseorang yang tepat….., atau tidak pernah peduli dengan alasan fana….
Sesungguhnya hati ini tidak pernah memilih, kecuali apabila Tuhan memberikan petunjuknya……..
Aku hanya mencintai Dia, dan siapa-siapa yang Dia ingin aku cintai, jadi siapakah aku ?
Permainan ini menjadi begitu membosankan dengan peraturan, dan begitu risau tanpanya…..
Kini aku mengerti mengapa Dia menyebarkan aturan-aturanNya menjadi misteri untuk dipecahkan.
Meski akan adanya [dua aku], untuk menemukannya……., atau fana.
Oh Tuhan, telah lebih dari ruang hati yang kucoba untuk kutinggalkan, namun aku selalu resah dan berharap untuk tinggal……, meski aku tahu bahwa engkau telah menyediakan ruang hati lain….., tolong lemahkan aku…., biarkan aku lemah, agar sakit yang kurasakan tak sebanyak ruang hatiku ini, agar aku menjadi kuat di hati berikutnya.
No comments yet
Leave a reply
email ( will not be shown ) (required)
website

Leave a Reply