Surat Unntuk Seseorang
Jakarta 22 Juli 2009
Teruntuk
Seseorang
Di Tempat
Sebenernya Tak seharusnya aku menulis surat ini, apalagi yang kutujukan padamu. hanya saja ada beberapa untai kata-kata yang harus aku katakan dan aku ungkapkan kepadamu, sebelum aku merasa aku adalah manusia yang tidak bisa mengukap sesuatu yang aku impi-impikan dan harapan.
Sebelum kamu membaca tulisan aku ini, aku ingin kamu tak perlu memikirkan apa yang akan aku ucapkan dalam selebar kertas putih ini. selayaknya kata yang terus mengalir, jiwa yang terus berdesir, Aku tak mengerti kenapa tubuh dan jemariku bergetar ketika aku menulis surat ini. sehingga kebimbangan dan nafsu yang yang menggebu dalam detakan jantung ini membuat aku tak sabar untuk mengahiri tulisan ini. Yang aku tahu kamu adalah sesorang yang sangat baik, sehingga mungkin dengan sikap dan prilakumu terhadap semua kaum Adam akan membuat dan menibulkan persepsi yang berbeda, atas dasar itulah aku ingin menjelaskan Mengapa surat ini aku tulis untukmu. Seperti alunan detak jantungku, tak dapat menahan waktu ini, aku tak ingin keindahan yang semakin memudar.

Leave a Reply